Peserta yang Lulus SBMPTN 2016 Totalnya 126.804

SBMPTNJumlah peserta lulus Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 sebanyak 126.804 orang. Mereka akan menjadi mahasiswa di 78 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia.

Jumlah tersebut hanya 17,5 persen dari total pendaftar SBMPTN 2016 yang mencapai 721.326 orang. Sebanyak 594.522 peserta atau sekitar 82,5 persen tidak lulus seleksi.

Meski jumlah peserta yang diterima jauh lebih kecil dibanding jumlah pendaftar, panitia SBMPTN 2016 menyebut jumlah peserta yang lulus tahun ini naik signifikant dibandingkan tahun sebelumnya.

“Peserta yang lulus SBMPTN 2016 meningkat jika dibandingkan dengan kelulusan dua tahun berurut-turut sebelumnya,” ujar Ketua Panitia SBMPTN 2016, Rocmat Wahab, dalam konferensi pers hasil SBMPTN 2016, di Kemristekdikti, Selasa (28/6/2016).

Rochmat menambahkan, pada SBMPTN 2014 jumlah peserta yang lulus ujian hanya 91.294 orang. Sedangkan pada tahun 2015, hanya 115.788 alumni SMA dan sederajat yang lulus SBMPTN 2015.

Panitia pelaksana Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 mengumumkan, hanya sekitar 17,5 persen peserta seleksi lolos ujian. Dari 721.326 peserta, 126.804 orang dinyatakan lulus dan menyisakan 2.913 kursi tak terpakai dari seleksi ini.

“Bisa jadi perguruan tinggi kekurangan calon (berkualitas), nilainya kurang bagus jadi perguruan tinggi negeri tidak mau terima, (atau) bisa juga karena prodi-nya kurang diminati,” kata Ketua Umum SBMPTN, Rochmat Wahab, dalam konferensi pers di Gedung Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Senayan, Jakarta, Selasa (28/6/2016).

Rochmat melanjutkan, lebih kurang 115.235 peserta yang lulus adalah peserta dari sistem paper based test (PBT). Adapun dari penyelenggaraan computer based test, hanya 327 orang dinyatakan lolos.

“Peserta dari angkatan baru masih banyak yang mengambil PBT. CBT banyak dari angkatan lama (lulus tahun sebelumnya),” sebut Rochmat.

tryout sbmptn 2017

Namun, kata Rochmat, secara keseluruhan angka penerimaan mahasiswa lewat jalur SBMPTN pada 2016 naik dibanding pada 2014 dan 2015. Dia menyebutkan, pada 2014 jumlah peserta SBMPTN yang diterima adalah 91.294 orang, sementara pada 2015 tercatat 115.788 orang. abj-637x424

“Trennya naik, walau tidak signifikan, tapi ada kenaikan. Jumlah PTN juga bertambah, ada tambahan dari Aceh dan Sumatera Utara,” ujar Rochmat.

Sementara itu, peserta Bidikmisi—beasiswa bagi calon mahasiswa tidak mampu—yang lolos SBMPTN lebih kurang ada 25.506 dari total 124.398 pendaftar. Namun, kata Rochmat, mereka belum tentu diterima masuk di PTN tujuan.

“Akan ada verifikasi ulang lagi. Akan ada panitia verifikasi ke rumah calon mahasiswa,” kata Rochmat.

Ia mengatakan, peserta Bidikmisi harus mengisi data sejujur-jujurnya. Jangan sampai setelah diperiksa ulang ternyata peserta secara ekonomi mampu.

“Kalau tidak masuk kualifikasi Bidikmisi karena mereka mampu, mereka harus bayar penuh seperti mahasiswa non-Bidikmisi,” ucap Rochmat.

Bahkan, kalau nyatanya saat perkuliahan dimulai baru diketahui mahasiswa tersebut mampu, ia bisa dicabut hak Bidikmisi-nya.

“Bisa saja dia dikeluarkan dari perkuliahan. Jadi jangan main-main saat mengisi data,” tutur Rochmat.

Tahun ini, karena pertambahan kuota, total Bidikmisi mencapai 75.000 dan baru tercapai 50.000. Sisa kuota 25.000 akan dialokasikan pada penerimaan mahasiswa lewat jalur mandiri.

Ingin Mengetahui Informasi Seputar pelaksanaan SBMPTN 2017, Silahkan Like Fansfage ini => https://www.facebook.com/pendaftaransbmptn2017/

sbmptn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>